What is a stroke and how is it treated?

Definisi
Stroke adalah penyakit pembuluh darah otak. Definisi menurut WHO, Stroke adalah suatu keadaan dimana ditemukan tanda-tanda klinis yang berkembang cepat berupa defisit neurologik fokal dan global, yang dapat memberat dan berlangsung lama selama 24 jam atau lebih dan atau dapat menyebabkan kematian, tanpa adanya penyebab lain yang jelas selain vascular.

Gejala awal Stroke
Stroke adalah sindrom klinis yang timbulnya mendadak, progresi cepat, berupa defisit neurologis fokal dan/atau global, yang berlangsung 24 jam atau lebih, atau langsung menimbulkan kematian, dan semata-mata disebabkan oleh gangguan peredaran darah non-traumatik.

Gejala stroke tergantung luas dan area otak yang mengalami gangguan stroke. Gejala Stroke secara umum sebagai berikut:

  1. Kelumpuhan wajah atau anggota badan (biasanya satu sisi saja) yang timbul mendadak.
  2. Gangguan kepekaan pada satu atau lebih anggota badan.
  3. Perubahan mendadak status mental (bingung, mengigau, koma).
  4. Afasia (bicara tidak lancar, ucapan kurang, atau sulit memahami ucapan).
  5. Disartria (bicara pelo atau cadel).
  6. Gangguan penglihatan atau diplopia (penglihatan dobel).
  7. Ataksia (kesulitan gerakan).
  8. Vertigo, mual, dan muntah, atau nyeri kepala.

Faktor yang menyebabkan stroke :

  • Faktor yang tidak dapat diubah
  1. Jenis kelamin
  2. Usia: Makin tinggi usia makin tinggi pula terkena stroke
  3. Keturunan : Adanya riwayat keluarga terkena stroke, faktor genetikyang sangat
  4. berperan antara lain adalah Hipertensi, Penyakit jantung,Diabetes Militus, dan cacat
  5. bentuk pembuluh darah.

  • Faktor yang dapat diubah
  1. Hipertensi
  2. Penyakit jantung
  3. Kolesterol tinggi
  4. Obesitas
  5. Diabetes millitus
  6. Stress
  7. Merokok
  8. Peminum Alkohol
  9. Obat obatan terlarang
  10. Aktivitas yang tidak sehat : kurang olahraga,makanan berkolesterol

Pencegahan Stroke

  1. Menghindari stress.
  2. Menghentikan kebiasaan merokok
  3. Diet rendah garam dan lemak, memperbanyak makan sayur dan buah
  4. Olah raga teratur
  5. Mengontrol tekanan darah dan gula darah serta check up kesehatan secarateratur
  6. Kontrol teratur bila mengidap penyakit kronis seperti darah tinggi (Hipertensi), kencing manis (Diabetes Melittus), kolesterol tinggi, penyakit jantung dll
  7. Minum obat secara teratur sesuai petunjuk dokter

Makanan Yang Tepat Penderita Stroke

Pasien stroke dianjurkan untuk makan:

  1. Sumber karbohidrat: beras, kentang, ubi, singkong, tapioca, biscuit, bihun.
  2. Sumber protein hewani: daging sapi dan ayam tanpa kulit, ikan, telur ayam, susu skim.
  3. Sumber protein nabati: semua kacang-kacangan dan produk olahannya (tahu & tempe) .
  4. Sayuran: bayam, wortel, kangkung, kacang panjang, labu siam, tomat, toge.
  5. Buah: buah segar, dijus ataupun diolah dengan cara disetup, seperti pisang, papaya, manga, jambu biji, melon, semangka.
  6. Sumber lemak: minyak jagung dan mintak kedelai, margarin dan mentega dalam jumlah terbatas, dan santan encer.

Makanan yang tidak dianjurkan untuk penderita stroke:

  1. Sumber karbohidrat: mie, soda (baking powder), kue-kue yang terlalumanis.
  2. Sumber protein hewani: daging sapid an ayam yang berlemak, jeroan, keju, protein hewani yang diawetkan.
  3. Sumber protein nabati: pindakas, produk kacang-kacang olahan yang diawetkan.
  4. Sayuran: Sayuran yan gmengandung gas seperti kol, sawi, kembang kol, dan lobak.
  5. Buah-buahan: buah-buahan yan gmengangung gas seperti durian, nangka, dan buah-buahan yang diawetkan (buah kaleng).
  6. Sumber lemak: santan kental dan produk goring-gorengan.

Sumber:
Chrisanto E.Y, dkk. (2022). Penyuluhan kesehatan tentang stroke. JOURNAL OF Public Health Concerns. Vol 2(3). Hal : 131-134.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *